Untuk postingan awal, saya akan
memperkenalkan diri saya terlebih dahulu. Saya adalah seorang lelaki normal
pada umumnya dan tak punya kelainan apa-apa untuk masalah rohani, apalagi soal
gender hehee.
Ahmad Rizal Syafikri Raharjo, yahhh. Itu
adalah sebuah nama lengkap yang diberikan orang tua saya, tapi kerap dipanggil
dengan nama panggilan “Erik” oleh ayah ibuk, keluarga, kerabat maupun semua
orang yang dekat dengan saya semenjak saya baru lahir dan sampai sekarang. Saya
tidak tahu pasti kenapa saya dipanggil Erik padahal nama Erik tak sedikitpun terselip
dari awal sampai akhir nama lengkap saya. Mungkin ayah ibuk memang men-setting
nama saya seperti banyak kalangan artis artis masa kini. Gak cuma nama asli,
nama beken pun perlu untuk mengangkat branding image saya sendiri hahaha. Sebut
saja vokalis band Ungu yang mungkin semua pada tau. Tidak terlihat kan nama
Pasha yang terselip di antara nama Sigit Purnomo Said, anehnya semua orang se
Indonesia pun selalu memanggil beliau dengan nama beken Pasha Ungu, kenapa kok
nggak Sigit Ungu, Purnomo Ungu atau Said Ungu? Ya mungkin beliau sendiri lah
yang tau. Nahh yag saya lihat sepertinya ayah ibuk pas bikin nama saya emang
dibuat sistem yang seperti itu hehehe.
Saya lahir di Gresik, sebuah kota kecil di
Jawa Timur yang identik dengan kota industri terbesar (mungkin) setelah
Surabaya dan para buruh didalamnya. Namun di Gresik bisa dikatakan hanya numpang
lahir, hanya sebuah “Gapuro Selamat Datang” di saat pertama kali saya menginjakkan
kaki di dunia yang sungguh mengasyikkan ini. Di masa kecil saya lebih banyak
menghabiskan waktu saya tinggal di Lamongan, kota kecil dengan segala cerita,
kota kecil yang selalu saya bangga-banggakan di saat saya merantau ke kota kota
lain, kota kecil yang hampir semua orang mengenal kota ini karena pecel
lelenya, WBL nya, Persela nya bahkan bom Bali yang sempat menjadi head line
seluruh surat kabar dunia sekitar tahun 2002 kala itu. Ya itulah sekilas
tentang kota dimana KTP saya dikeluarkan.
Gambar di atas adalah foto pertama ijazah saya, saya memulai pendidikan di TK Manbaul
Khoir Dsn. Wukir Kec. Glagah Kab. Lamongan dan dilanjutkan di MI Manbaul Khoir
di dusun yang sama. Kemudian berlanjut di MTs Bustanul Ulum Ds. Tanggungprigel Kec.
Glagah Kab. Lamongan juga. Dan setelah itu dimulailah petualangan saya sebagai
perantauan dan mulai menginjakkan kaki kota orang, walaupun cuma di Gresik aja
sih wkwkwk kota yang sempat menyapa saya disaat saya dilahirkan dulu. Tiga
tahun saya mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Sidayu Gresik atau orang biasa
sebut SMANSI. Sekolah penuh kenangan dimana sekolah itu yang membantu
perkembangan masa pubertas saya dan banyak hal pertama disekolah itu termasuk
dalam urusan asmara, yah pacar pertama, maaf stop dulu, hanya sedikit berbagi
dan gak ada maksud ceritain kenangan asmara karena saya sangat menghargai pacar
sekaligus masa depan saya sekarang andaikan dia tiba-tiba baca blog ini hahaha.
Oh iya lanjut lagi ya, setelah tiga tahun saya menyelesaikan study saya di
SMANSI saya berlanjut menempuh pendidikan di Institut Bisnis dan Informatika Stikom
Surabaya sampai sekarang sejak tahun 2012 lalu, maaf ya kuliah penulis molor,
doain cepet lulus ya hahaha amiiinn.
Oh iya, saya sendiri sebenarnya tidak
begitu suka menulis. By the way tulisan ini terbentuk karena saya yang lagi
mager, buntu, insomnia dan gak bisa tidur. Ini hanya tulisan iseng saya, ya
mungkin setidaknya bisa bermanfaat buat kita biar bisa saling kenal. Karena pepatah
pernah ngatain kalau tak kenal maka tak apalah, eh maaf maksudnya tak kenal
maka tak sayang hehehe. Jadi kalau pengen sayang sayangan saling kenal dulu ya,
tapi kalo udah kenal lama masih belum disayang sabar ya, dicoba dulu peribahasa
tak kode maka tak peka wkwkwk usaha terus lah ngodenya siapa tau si do’i bisa
secepatnya peka hahaha.
Sudah dulu ya, selamat tidur gaess mimpi
indah semua. Doain saya cepet buntu lagi ya biar bisa nulis lagi hahahaa
byeeeeeeeeee 😂😄😅😆

Tidak ada komentar:
Posting Komentar