Jumat, 27 April 2018

Insya Allah Kami Berubah



Masih teringat jelas kicauan mulut yang selalu melantunkan doktrin-doktrin dengan sumber yang didapat dari penilaian sebagian sisi saja
Mas/Mbak, jangan masuk ukm musik, nanti kuliahmu gagal, gak akan lulus dari Stikom, malah malah belum lulus udah keluar duluan lho
Nah, ada juga yang lansung ke saya seperti ini
Awas lho nek dadi ketua ukm musik, mending gak usah dijupuk jabatan ngunu kui, deloken wae sakdurung-sakdurunge koyok piye
Masih banyak sebenarnya lantunan-lantunan yang amat bervariasi, tapi mungkin dua itu saja sudah mewakili semuanya. Kalau ditanya pas dengar pernyataan seperti itu sakit hati nggak? Jawabannya masih manusiawi, pastinya sakit hati. Saya hanya berfikir tolong kasih waktu untuk berubah, saya berusaha untuk buktikan apa yang menurut kalian menjadi suatu ketidak mungkinan bagi kami (baca:stikomusic).

Saya selalu ingat apa yang dikatakan pembina Stikomusic (tak perlu saya sebutkan namanya karena kalian pasti mengetahui) terhadap saya pribadi, 
Wong sangar iku duduk wong sing selalu bener, akeh wong sangar sing sakdurunge pernah ngelakoni salah. Tapi wong sangar gelem ngakui opo salahe, de'e gak gelem ngulangi kesalahan iku mau dan de'e duwe komitmen gawe berubah isok dadi sing luweh apik
Pada waktu itu lontaran kalimat tersebut saya dengar disaat saya melakukan kesalahan fatal yang memang dianggap berdampak buruk bagi image Stikomusic. Tanpa saya sengaja beliau membuat saya beranggapan bahwa saya masih ada waktu untuk berubah.


Yah, foto ini mungkin dapat menggambarkan secuil hasil dari proses yang telah kami lakukan. Dari ketua umum yang akhirnya lulus hingga anggota STIKOMUSIC yang lulus dengan predikat cumlaude.

Maafkan atas segala pernyataan, tidak ada maksud apa-apa. Kami sadar kami pernah gagal berkuliah, tapi apa salahnya kami mencoba untuk berubah. Tidak ada salah kan? Semoga kalian mengizinkan apa yang kami bicarakan.

PLEASE STOP YOUR STATEMENT ABOUT OUR FAILURE, WE WILL ALWAYS TRY TO BE BETTER

Tidak ada komentar:

Posting Komentar